Showing posts with label Damar. Show all posts
Showing posts with label Damar. Show all posts
Masyarakat desa hutan adalah sekelompok masyarakat yang bermukim dan menetap di sekitar atau di dalam hutan dan umumnya hidup bergantung pada pemanfaatan sumberdaya hutan. Masyarakat yang dimaksud di sini adalah warga Pekon Pahmungan , kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Lampung Barat.




Pemukiman di Pahmungan yang berdampingan dengan lahan Repong Damar
               Seperti pada umumnya masyarakat desa hutan di berbagai tempat, masyarakat Pahmungan sangat terikat dengan sumberdaya hutan. Hal ini terlihat jelas dari interaksi yang dilakukan seluruh lapisan masyarakat dari berbagai tingkat usia terhadap sumberdaya hutan secara langsung. Aktifitas sehari-hari yang dilakukan masyarakat sering dilakukan di hutan.
Dalam perdagangan damar, melibatkan banyak pihak dan berbagai aktifitas di dalamnya. Damar yang dipanen dan belum diberi perlakuan disebut dengan damar asal atau asalan. Petani biasanya langsung menjual damar asalan hasil panen mereka pada pembeli di kebun atau lebih dikenal dengan sebutan penghadang. Namun ada juga petani yang mengumpulkan dahulu hasil panennya dan menjualnya pada pembeli di desa / pengumpul.

               Penghadang melakukan sortasi awal damar berdasarkan ukuran dan warna damar. 
Jika sudah terkumpul cukup banyak, damar dijual kepada pengumpul di desa. Pengumpul damar di desa membeli damar dari petani maupun penghadang. Damar yang diperjualbelikan dapat berupa damar asalan maupun damar yang sudah disortasi. Pengumpul melakukan sortasi kembali. Damar dibagi-bagi menjadi kelas-kelas. Kelas-kelas tersebut seringkali berbeda pada tiap-tiap pengumpul. Setelah damar terkumpul baru dijual ke pedagang besar di Pasar Krui atau langsung pada konsumen di luar daerah (biasanya dari Jakarta). Dari pedagang besar kemudian damar djual lagi ke konsumen di luar daerah untuk kemudian diekspor maupun untuk konsumsi dalam negeri. Di bawah ini adalah bagan alir perdagangan damar (Bourgeouis, 1984 dalam Foresta et.al, 2000).